Fatwa: Jangan Ganggu Orang Latah, Haram

Mufti Perlis Jakarta (KW-News). Orang latah banyak dan kadangkala menjadi sasaran goda. Bahkan seringkali  memunculkan kata-kata kotor, ...

Mufti Perlis
Jakarta (KW-News). Orang latah banyak dan kadangkala menjadi sasaran goda. Bahkan seringkali  memunculkan kata-kata kotor, menirukan kata seperti yang dikehendaki penggodanya. Tapi, hal tersebut  termasuk haram.



Hal ini disampaikan Mufti Perlis, Datuk Dr Mohd Asri Zainal Abidin. "Adalah haram kepada seseorang yang  bertindak membuatkan pelatah menjadi latah hingga mengeluarkan kata-kata tidak elok didengar atau  bertindak melakukan perkara yang membahayakan," katanya.
"Di sebalik kita ketawa dengan pelbagai kelakar dilakukan oleh pelatah itu, kita jangan lupa perbuatan  sedemikian boleh mengaibkan individu berkenaan dan agama Islam sendiri," katanya pada akhir kuliah  mingguannya di Masjid Alwi, Perlis, Malaysia, yang dihadiri ribuan kaum muslimin.
Jika seorang latah mengatakan sesuatu yang menimbulkan dosa, maka yang berdosa adalah  penggodanya, bukan orang latah itu sendiri. Begitu juga orang latah tiba-tiba melakukan gerakan  maksiat karena menirukan, maka yang berdosa adalah penggodanya.
Namun, sebaliknya, jika orang latah menyebut kata-kata indah seperti zikir dan selawat, maka yang  menggodanya juga mendapat pahala sama persis seperti yang dilakukan orang latah itu.  (BeritaHarian/MH)

Baca Juga:

Internasional 4605556227649406688

Poskan Komentar

  1. Latah itu gangguan motorik yang harus disembuhkan. Bukan soal kata apa yang keluar dari mulut penderita latah, tapi perilaku latah-nya itu yang masalah. Bukan karena kalau latah ngomongnya Astagfirullah, Subhanallah jadi tidak apa-apa. Ini kan sama dengan mencuri itu tidak boleh, tapi kalau mencuri niatnya buat nyumbang masjid, maka tidak apa-apa.

    BalasHapus

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item