Menara Masjidil Haram Dirobohkan

Dua menara sebelum dirobohkan Jakarta (KW-News). Pembongkaran dua menara dekat dengan Gerbang Al-Umrah Masjidil Haram dimulai pada hari ...

Dua menara sebelum dirobohkan
Jakarta (KW-News). Pembongkaran dua menara dekat dengan Gerbang Al-Umrah Masjidil Haram dimulai pada hari Minggu, 8 Septrember kemarin. Dengan demikian memudahkan ekspansi berkelanjutan perluasan mataf (area tawaf.)
Listrik ke menara telah terputus. Insinyur dan teknisi dari perusahaan, yang melaksanakan perluasan Masjidil Haram dan mataf tersebut, sudah mulai menghapus pengeras suara, lampu dan peralatan listrik dari menara.
Pekerjaan berjalan di bawah pengawasan pejabat dan pakar dari sebuah komite khusus di bawah perusahaan kontraktor yang dalam koordinasi  Presidensi Urusan Dua Masjid Suci. Menara akan direkonstruksi setelah selesainya perluasan mataf, menurut sumber-sumber yang bisa dipercaya.

Sheikh Abdul Rahman Al Sudais, kepala Kepresidenan Dua Masjid Suci  mengatakan bahwa pekerjaan pembongkaran menara akan dilakukan tanpa menyebabkan gangguan apapun kepada para jemaah dan pengunjung Masjidil Haram. "Sebagai bagian dari tradisi Kepresidenan dalam melestarikan sisa-sisa Masjidil Haram, pilar masjid tua dan menara dan ukiran yang melekat akan dikemas dan disimpan dengan aman," katanya. Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah saat ini tengah mengalami ekspansi terbesar yang pernah dalam sejarah untuk meningkatkan kapasitas masing-masing dua juta jemaah.

Disebut-sebut sebagai proyek abad ini, Raja Abdullah menyediakan biaya lebih dari SR100 miliar. Luas wilayah masjid yang ada adalah 356.000 meter persegi dengan kapasitas untuk menampung 770.000 jamaah sementara ekspansi baru akan mengakomodasi tambahan 1,2 juta. Proyek ini meliputi perluasan mataf dalam rangka meningkatkan kapasitas dari 48.000 hingga 130.000 per jam. (SaudiGazette/MH)

Baca Juga:

Internasional 6864613518707897835

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item