Haji dan Umrah Sumbang 3% GDP Arab Saudi

Susana jemaah umrah di Masjid Nabawi Jakarta (KW-News). Para ekonom memperkirakan pendapatan Kerajaan Arab Saudi dari jasa penyelengga...

Susana jemaah umrah di Masjid Nabawi

Jakarta (KW-News). Para ekonom memperkirakan pendapatan Kerajaan Arab Saudi dari jasa penyelenggaraan haji dan umrah tahun 2012 lebih sebesar SR 62 miliar atau $ 16,5 miliar, 10 persen naik dari tahun 2011. Menurut mereka, pendapatan haji menyumbang tiga persen dari produk domestik bruto negara (GDP).



Fahd Al-Andeejani, profesor ekonomi, mengatakan ada prospek yang baik untuk pengembangan industri nasional. "Kita perlu pasar yang lebih khusus untuk memenuhi kebutuhan jemaah yang datang untuk haji dan umrah," tambahnya.
Sang profesor mengatakan ada prospek yang baik untuk membangun restoran Asia, Eropa dan Amerika di Makkah dan Madinah sambil menyoroti tumbuhnya daya beli di Saudi sebagai akibat dari kenaikan gaji dan meroketnya harga minyak.
Al-Andeejani memperkirakan pengeluaran tahunan dari jemaah umrah sebanyak $ 10.000. Lebih dari tujuh juta peziarah datang ke Kerajaan Arab Saudi untuk haji dan umrah dan uang yang mereka keluarkan bisa meningkatkan perekonomian Saudi.
Al-Andeejani menyerukan untuk menyediakan layanan kelas dunia untuk ibadah haji dan umrah. Banyak investasi yang diperlukan untuk tujuan ini. Dia memperkirakan total pendapatan Arab Saudi dari jasa haji dan umrah  lebih dari SR 62 miliar.
Al-Andeejani menyerukan upaya yang lebih besar untuk menciptakan peluang lapangan kerja bagi warga Saudi selama musim haji dan umrah.
"Meskipun jumlah jemaah haji dan umrah besar, namun penjualan produk Saudi termasuk rendah," kata Khaled Al-Qurashi, pemilik perusahaan jasa haji dan umrah. Dia mengatakan kerajinan keluarga produktif Saudi tidak memiliki saluran pemasaran. Berbicara kepada harian Asharq Al-Awsat Arab, Al-Qurashi menyebut barang souvenir Saudi menghadapi persaingan besar dari produk-produk Cina.
Dia menekankan perlunya memperkuat kemampuan produksi inovatif dengan sentuhan Makkah dan Madinah untuk dijual kepada jemaah. Dia juga percaya bahwa produk Saudi bisa membuat pendapatan SR 500 juta hingga SR 800 juta per tahun jika benar dipasarkan.
Fahd Al-Kabkabi, pemilik toko yang menjual souvenir dan oleh-oleh mendesak pemuda Saudi untuk memulai usaha kecil dan menengah untuk memproduksi barang-barang hadiah untuk pasar peziarah. "Ini merupakan kawasan potensial bagi pengusaha muda Saudi untuk masuk. Hal ini juga dapat menciptakan lebih banyak pekerjaan bagi Saudi, "tambahnya. "Kita perlu lebih banyak barang hadiah yang dibuat di Arab Saudi untuk para peziarah." Al-Kabkabi mendesak pedagang mempromosikan produk Saudi dengan memberikan tampilan yang baik di toko-toko mereka. (MH)


Baca Juga:

Informasi Haji 1640960008868356655

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item