China Ingin Mempelajari Manajemen Haji Indonesia

Sekjen Kementerian Agama RI, Bahrul Hayat (kiri). Foto: Kemenag.go.id. Jakarta (KW-News). Pelayanan haji Indonesia memang sering mendapa...

Sekjen Kementerian Agama RI, Bahrul Hayat (kiri).
Foto: Kemenag.go.id.
Jakarta (KW-News). Pelayanan haji Indonesia memang sering mendapat kritik dari kalangan internal, namun ternyata dari luar negeri mendapat pujian karena tak sedikit negara lain mengirimkan delegasi khususnya untuk berguru masalah haji ke sini.

Pernyataan itu disampaikan Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat seusai menerima delegasi Wakil Menteri Negara Urusan Agama China, Zhang Lebin.

Delegasi dari negeri" tirai bambu" tersebut bertemu dengan Sekjen Kementerian Agama guna menjalin kerja sama di bidang manajemen haji dan upaya memajukan kerukunan umat beragama guna menciptakan perdamaian dunia.

Di bidang perhajian, lanjut Bahrul, Indonesia dinilai memiliki pengalaman banyak. Terlebih lagi yang dikirim ke tanah suci setiap tahun jumlahnya mencapai di atas 200 ribuan orang. Sementara China hanya mengirim jemaah sekitar 15 ribu orang per tahun. Kendati demikian, Indonesia dan China sepakat untuk meningkatkan pelayanan haji melalui kerja sama bilateral.

Pertemuan ini tak hanya membahas soal haji, tetapi juga persoalan budaya umat muslim Indonesia dan China. Karena itu, dalam pertemuan tersebut, Zhang Lebin, secara resmi mengundang Menteri Agama Suryadharma Ali untuk berkunjung ke China. Sudah dua kali Menteri Agama diundang untuk datang ke negeri itu, tetapi karena banyaknya kesibukan sampai saat ini belum juga berkunjung ke negeri tirai bambu itu. "Jadi, mereka berharap agar Menteri Agama kita datang ke sana," ujar Bahrul.

Sebetulnya, Menteri Agama juga mendapat undangan serupa untuk berkunjung ke Thailand, Kamboja untuk bertukar penagalam di biang haji. Bahrul berharap ke depan undangan tersebut dapat direalisasikan. Pada pertemuan tersebut juga disinggung tentang forum dialog kerukunan antarumat beragama antara kedua negara tersebut. Indonesia yang selama ini menjadi pelopor dialog bagi 20 negara di Asia Fasifik dan Eropa dapat meningkatkan peranannya di masa datang.

Sekjen Kementerian Agama juga menjelaskan, hubungan Indonesia dan China semakin meningkat yang diawali dengan ekspo festival kebudayaan China yang dibuka Wakil Presiden Boediono tiga tahun lalu. Dalam kaitan peningkatan hubungan ini, Indonesia menawarkan bea siswa bagi pelajar muslim China untuk belajar di beberapa perguruan tinggi Islam di tanah air.

Sumber: Antara

Baca Juga:

Informasi Haji 8273143732408767700

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item