Arab Saudi Bentuk Pemantau Tenpat Ibadah

Jakarta (KW-News). Pemerintah Arab Saudi dan swasta memperkenalkan kategori pekerjaan baru yang disebut "Masjid Watchers." Tujuan ...

Jakarta (KW-News). Pemerintah Arab Saudi dan swasta memperkenalkan kategori pekerjaan baru yang disebut "Masjid Watchers." Tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk melindungi tempat-tempat beribadah yang sebagian besar di pusat-pusat komersial. Pekerjaan ini juga akan terpisah dan menjadi sektor swasta.


Karena masuk sektor swasta, posisi baru bagi pemantau perempuan akan dimulai pada awal tahun Hijriah 1436 mendatang dan beberapa instansi akan memulai pelaksanaan pada tahun baru ini menurut kasus-kasus tertentu.
Seorang investor di sektor industri, Emaduddin, mengatakan: "Ini harus dan wajib untuk melindungi lembaga-lembaga publik dan tidak menyewa departemen tertentu dan kamar tanpa pengawasan dan tindak lanjut. Karena itu, diputuskan untuk membuat posisi ini kerja baru, terutama di kompleks komersial. "
Dia mengatakan posisi ini mencantumkan semua pemantauan bagi musalla laki-laki dan perempuan. Dia mencatat bahwa beberapa segi penutup musalla setelah salat malam terakhir dan tugas monitor, baik laki-laki dan perempuan, akan berhenti pada saat ini.
Ini posisi kerja baru tidak hanya untuk kompleks komersial, lembaga dan industri, tetapi juga untuk sekolah umum dan anggaran mereka berada di bawah kontrol dan pengawasan mereka, tambahnya.
Hal ini telah lebih ditekankan oleh Munira Bubshait, kepala sekolah menengah di Alkhobar.
"Posisi pemantauan masjid ditentukan oleh manajemen sekolah karena berada di bawah artikel sekolah," katanya. Ia menambahkan bahwa sejumlah sekolah telah diperkenalkan ke dalam sistem mereka karena pentingnya. Namun, katanya sekolah lain menganggap posisi ini tidak penting dan tidak diperkenalkan karena mereka sudah memiliki pemantau dan pengawas di gerbang sekolah."
Beberapa universitas negeri dan swasta telah sepakat untuk posisi baru tetapi sebagian juga tak melaksanakan.
Menurut Nahla Saleh, supervisor di salah satu mal, kata pengawas di musalla wanita harus waspada untuk perilaku yang aneh dan harus memberikan keamanan seotrang yang berubadah, terutama dari gangguan pengemis. (ArabNews/MH)

Baca Juga:

Internasional 5673221920838196448

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item