Tak Ada Lagi Visa Umrah

Abdullah Saat Jakarta (KW-News). Harapan semakin tipis bagi 26.000 jemaah  umrah Malaysia untuk mendapatkan visa, meskipun hingga  kini ...

Abdullah Saat
Jakarta (KW-News). Harapan semakin tipis bagi 26.000 jemaah  umrah Malaysia untuk mendapatkan visa, meskipun hingga  kini pemerintah Arab Saudi belum memberi jawaban pasti dan pemerintah Malaysia berusaha melalui jalur diplomasi.


Menurut Presiden Persatuan Agen Pelancongan dan  Pengembaraan Malaysia (MATTA) Malaysia, Hamzah Rahmat, persoalan tersebut kini di luar bidang kuasa pihaknya dan  mengharapkan campur tangan segera Perdana Menteri, Datuk  Seri Najib Tun Razak.
"Hanya kerajaan Arab Saudi belum memberi penjelasan  mengenai isu ini. Kita sudah menunggu selama tiga minggu  namun masih belum ada sebarang jawaban. Dengan hubungan  baik yang dijalin antara Malaysia dan Arab Saudi, pihak kami  mengharapkan campur tangan segera Perdana Menteri," katanya,  seperti dikutip harian Utusan Malaysia.
Namun, menurut Berita Harian edisi 24  Mei lalu, pemerintah  Malaysia melalui inisiatif Jabatan Perdana Menteri dan  Kementerian Pelancongan dan Kebudayaan telah mengirim surat  ke Menteri Haji Arab Saudi terkait nasib 26.000 jemaah umrah  Malaysia.
Menurut Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Seri Jamil  Khir Baharom, surat itu adalah inisiatif awal Malaysia untuk  memastikan masalah visa umrah dapat ditangani. Sebab,  tertolaknya visa menjadi persoalan sendiri dan menjadi amunisi  bagi oposisi untuk mengkritik pemerintah.
Hingga kini, ada 3.500 perusahaan penyelenggara umrah yang  tergabung dalam MATTA dihantui kerugian besar karena sudah  membayar tiket dan hotel di Arab Saudi sesuai persyaratan  permohonan visa terkait.
Menurut Hamzah, jemaah diminta tidak panik dan selalu sabar.  Sebab, kesalahan bukan dari pihak penyelenggara. "Kami juga sedang berusaha memohon jasa baik daripada pihak  yang terlibat seperti penginapan dan penerbangan supaya  memulangkan semula jumlah wang yang telah dibayar,"  katanya.

Pedih
Kegagalan umrah ini disambut sedih sejumlah jemaah. “Dua kambing sudah disembelih untuk kenduri dan uang tunai RM11.800 juga sudah dibayar kepada agensi. Namun hasrat kami untuk menunaikan umrah hancur berkecai,” kata Abdullah Saat, 74, jemaah umrah yang kandas karena visa tidak keluar.
Abdullah bersama menantunya, Rosli Othman, 52, sepatutnya  dijadual berlepas dari Lapangan Terbang Sultan Ismail Petra  (LTSIP), Pengkalan Chepa 06.50 Selasa kemarin. Namun impian dua beranak itu untuk menjejakkan kaki ke Tanah Suci, terpaksa dilupakan buat sementara waktu.
Tapi, tak mengapa, dua kambing disembelih pagi Rabu lalu untuk kenduri hari Jumat dianggap sedekahan.Yang jelas, keinginan dua beranak semakin ketara selepas mendapat jadwal berangkat yang menyebabkan semua persiapan sudah dibuat dan baju yang sepatutnya dibawa ke Makkah juga sudah tersimpan rapi dalam kopor bagasi. (Utusan/BeritaHarian/MH)

Baca Juga:

Informasi Haji 2770719381917510636

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item