Arab Saudi Belum Batasi Jemaah Umrah

Petugas Kesehatan Saudi Jakarta (KW-News). Seorang Pejabat Kementerian Haji Kerajaan Aab Saudi membantah jika pihaknya mulai melakukan p...

Petugas Kesehatan Saudi
Jakarta (KW-News). Seorang Pejabat Kementerian Haji Kerajaan Aab Saudi membantah jika pihaknya mulai melakukan pembatasan jemaah umrah bagi jemaah yang telah berusia 65 tahun dan anak-anak karena terkait virus MERS. Menurut Ali Al-Ghamdi, pejabat di Kementerian Haji  Arab Saudi, belum ada keputusan ke arah sana.



Hanya, menurut Al-Ghamdi, pihaknya hanya menyarankan jemaah haji yang berusia di atas 65 tahun serta anak-anak yang rentan penularan untuk tidak melakukan umrah atau haji selama virus MERS masih merajalela. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus yang kini merebak di wilayah Barat Arab Saudi.
Menurut Al-Ghamdi, isu MERS yang sudah merebak sejak beberapa bulan lalu tak mengurangi minat berumrah. "Coronavirus yang mematikan itu hanya mengurangi jumlah jemaah umrah domestik tetapi tidak berdampak pada aplikasi untuk jamaah umrah dan haji dari luar negeri," katanya. Kementerian Haji juga belum menerima pertanyaan dari misi haji tentang pembatasan potensial terkait coronavirus atas MERS.
Persiapan untuk haji musim mendatang sudah mulai berjalan lancar dan proses penerbitan visa selesai dua bulan lalu. "Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Haji Arab Saudi adalah pihak yang paling berwenang untuk mengeluarkan aturan terkait dengan haji dan umrah."
Yang disesalkan, banyak jemaah umrah yang datang dari luar negeri di Bandara Internasional Raja Abdulaziz di Jeddah hampir tidak terlihat ada yang mengenakan masker. Dalam amatan harian Arab News edisi Senin, 5 Mei hari ini, pejabat bandara hampir tak pernah menyaksikan jemaah yang mengenakan masker. Padahal, masker sangat dianjutkan untuk sedikit menghalau MERS.
"MERS atau Coronavirus mungkin menjadi penyebab keprihatinan bagi warga dalam Kerajaan Arab Saudi, tetapi tidak bagi kami," kata Abdul Salam Kutty, jemaah umrah yang baru saja tiba dari Calicutta , India. "Kami telah membaca tentang penyebaran virus ini di Jeddah, tetapi sama sekali tidak menghalangi kita untuk umrah," kata Nayeemullah Sharif, jemaah asal Hyderabad, India.
Kasus MERS sama sekali tak menyurutkan orang berumrah. Samah Al-Ezz , seorang paramedis Mesir yang tiba dari Kairo untuk melakukan umrah juga mengungkapkan pandangan serupa yang tak terlalu menakutkan MERS. "Saya berniat mengunjungi Mekah pekan depan terlepas dari situasi MERS," kata Mohammed Sarwar, expatriat asal India yang tinggal di Washington DC, AS.
Sejumlah hotel dan maskapai penerbangan yang menghubungkan Jeddah-Madinah dengan kota-kota di dunia juga tak mengalami penurunan permintaan seat akibat kasus itu. Pihak maskapai penerbangan mengatakan bahwa bisnis belum terpengaruh dan tidak ada pembatalan penerbangan dan hotel. (MH/ArabNews).

Baca Juga:

Internasional 5916767150605170757

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item