Mina Longgar dengan Hanya 1,2 Juta Jemaah Haji

Suasana Mina pada musim haji Jakarta (KW-News). Menteri Haji Kerajaan Arab Saudi Bandar Al-Hajjar telah menginstruksikan jajarannya untu...

Suasana Mina pada musim haji
Jakarta (KW-News). Menteri Haji Kerajaan Arab Saudi Bandar Al-Hajjar telah menginstruksikan jajarannya untuk memberikan ruang ekstra untuk jemaah haji luar negeri di Mina dan tempat-tempat suci lainnya seiring dengan pengurangan 50 persen jatah jemaah haji dalam negeri Saudi.
Seperti diberitakan, karena perluasan Masjidil Haram yang belum tuntas, pemerintah Arab Saudi terpaksa mengurangi 20% jatah kuota jemaah haji seluruh negara dan 50% khusus jemaah haji dalam negeri Arab Saudi.
"Kami sudah mulai mengalokasikan ruang ekstra di Mina antara enam organisasi Tawafa yang melayani jamaah haji dari negara-negara Arab, Asia Selatan, Asia Tenggara, Iran, Afrika, Turki, Eropa dan Amerika Serikat," katanya, seperti dikutip harian Arab News edisi Sabtu, 7 September hari ini.
"Ruang tambahan telah didistribusikan berdasarkan jumlah jemaah yang dilayani masing-masing organisasi Tawafa," katanya. Ia menambahkan bahwa langkah tersebut akan membantu mengurangi kemacetan di wilayah peribadatan.
Wakil Menteri Haji Hatim Qadi mengatakan perusahaan haji domestik akan melayani hampir 100.000 jamaah haji tahun ini. Warga Saudi dan ekspatriat yang berniat untuk menunaikan ibadah haji harus mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri untuk menghindari sanksi. Pemerintah Saudi telah memperingatkan bahwa ekspatriat yang melanggar aturan haji akan dideportasi segera dan dilarang memasuki Kerajaan Arab Saudi selama 10 tahun.
Qadi mengatakan tim kementerian akan melakukan tur lapangan secara teratur ke pemondokan untuk memastikan pelayanan yang menyediakan jasa untuk tamu Allah itu berjalan sesuai standar. "Kita akan lihat kasus pelanggar melalui komite tiga anggota yang terdiri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Haji dan Kementerian Dagang dan Industri untuk mengambil tindakan sanksi kepada mereka," tambahnya.
Sebelumknya, Kementerian Haji telah menutup sementara 304 kantor cabang perusahaan jasa haji domestik, termasuk 94 di Jeddah, 50 di Riyadh, 32 di Makkah, 19 di Madinah dan 17 di Dammam untuk mengurangi jumlah haji domestik.
Menurut Muhammad Basarawi, juru bicara Organisasi Tawwafah Haji di Madinah, kloter pertama tiba di Bandara Internasional Pangeran Muhammad di Madinah pada hari Sabtu, 7 September pagi ini. "Kami telah membuat pengaturan untuk menjadi tuan rumah lebih dari 1,28 juta orang jemaah asing tahun ini. Di antara mereka, ada 368.283 jemaah akan tiba melalui Bandara Madinah," tambahnya. (ArabNews/MH)

Baca Juga:

Internasional 1160312850691839903

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item