Wajib Asuransi Kesehatan 15 Juli

Pelayanan kesehatan di RS Saudi Jakarta (KW-News). Departemen Kesehatan Arab Saudi telah mengumumkan bahwa skema asuransi kesehatan baru...

Pelayanan kesehatan di RS Saudi
Jakarta (KW-News). Departemen Kesehatan Arab Saudi telah mengumumkan bahwa skema asuransi kesehatan baru yang mencakup semua ekspatriat yang tinggal di Arab Saudi akan efektif mulai 15 Juli mendatang.



Dalam pertemuan dengan semua direksi rumah sakit swasta di Riyadh, Menteri Kesehatan Hamad Al-Manie mengatakan bahwa skema ini akan menghasilkan pendapatan tahunan sampai SR10 miliar dari ekspatriat. Demikian seperti dikutip surat kabar Al-Jazirah edisi Sabtu, 1 Juni kemarin.
Dr Al-Manie menambahkan bahwa skema tersebut akan beroperasi dalam hubungannya dengan izin perumahan ekspatriat, bahwa izin hanya akan diberikan kepada orang asing setelah mereka memberikan bukti bahwa mereka memiliki asuransi kesehatan. Skema ini juga akan diterapkan kepada warga Saudi di kemudian hari dan akan menghasilkan total SR30 miliar bila diterapkan.
Menggambarkan langkah itu sebagai titik balik dalam sektor kesehatan Arab Saudi, Dr Al-Manie mengatakan bahwa peraturan baru berarti tantangan yang lebih besar bagi pemerintah dan rumah sakit swasta dalam berurusan dengan ekspatriat yang berpotensi akan menggunakan layanan medis.
Dr Al-Manie mengatakan, "Setiap rumah sakit harus bersiap untuk tugas karena Kerajaan memiliki populasi ekspatriat 7 juta sehingga menjadi pasar asuransi kesehatan terbesar di wilayah tersebut.
"Sistem baru ini akan diperluas ke semua non-Saudi secara bertahap dan akan berlaku bila warga asing memperbaharui izin tinggal mereka. Kementerian bertujuan untuk menyelesaikan tugas pada akhir tahun," Dr Al-Manie menambahkan.
Sementara itu ia menyerukan rumah sakit swasta harus siap untuk tugas itu. Menteri kesehatan juga mengatakan, "rumah sakit Negara tidak akan bersaing dengan sektor swasta sebagai persaingan yang nyata adalah untuk menawarkan layanan berkualitas kepada pasien. Sektor swasta sekarang menjadi mitra dalam hal ini."
Menteri juga meminta sektor kesehatan swasta untuk memperluas layanan asuransi mereka ke daerah terpencil dan pedalaman negara di mana hampir tidak ada rumah sakit. Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat tinggi dari Departemen Kesehatan dan organisasi asuransi. (ArabNews/MH)

Baca Juga:

Internasional 2282248838966899794

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item