Jemaah Umrah Pakistan Dikurangi

Jakarta (KW-News). Penerbangan Pakistan PIA kini tak lagi sibuk melayani jemaah umrah. Bahkan, terlihat pesawat yang tak penuh dan juga tida...

Jakarta (KW-News). Penerbangan Pakistan PIA kini tak lagi sibuk melayani jemaah umrah. Bahkan, terlihat pesawat yang tak penuh dan juga tidak ada lagi penerbangan ekstra seperti tahun-tahun sebelumnya. Demikian seperti diberitakan harian The Nation edisi Senin, 3 Juni hari ini.



Sumber di penerbangan mengungkapkan pada hari Minggu kemarin bahwa selama periode yang sama pada tahun lalu PIA setidaknya menyediakan10 sampai 12 penerbangan ekstra per bulan yang dioperasikan untuk mengangkut jamaah umrah hanya dari Lahore saja. Belum dari tempat lainnya.
Berbicara tentang alasan, agen perjalanan mengatakan bahwa pemerintah Saudi telah secara drastis mengurangi jumlah visa umrah selama Ramadhan yaitu hanya 25.000 jemaah. Padahal, tahun lalu angka ini mencapai 125.000 jemaah.
Kedua, banyak orang tidak dapat mengajukan permohonan visa umrah karena paspor tertunda di Imigrasi Islamabad. Ketiga, agen perjalanan telah meningkatkan tarif untuk visa umrah antara Rs25.000 sampai Rs30.000 yang setara dengan Rp 2,5 juta samai Rp 3 juta.
Seorang petugas PIA yang tak ingin disebut namanya mengatakan bahwa pemerintah mendatang harus mengatasi masalah ini dan membicarakan dengan pemerintah Saudi untuk meningkatkan jumlah visa umrah untuk Pakistan, karena akan menjadi kerugian besar tidak hanya untuk PIA dan maskapai penerbangan lain, tetapi untuk jemaah miskin juga.
Dia mengatakan, PIA akan terikat untuk mengoperasikan pesawat Jumbo dan B-777LR dan B-777ER untuk penerbangan umrah sehingga akan mengakibatkan kerugian besar jika tak angkut penuh.
Seorang agen perjalanan mengatakan bahwa PIA sudah menawarkan tarif minimal umrah dari Rs48.000 sampai Mei 30, tetapi sekarang karena situasi yang berlaku tarif diskon ini dapat diperpanjang sampai 15 Juni. Pada Ramadhan mendatang tarif bisa turun lebih lanjut karena pemerintah Saudi telah diminimalkan jumlah visa untuk Pakistan.
KSA telah memangkas visa umrah karena perluasan Haramain sehingga jemaah terjamin fasilitas penginapannya. Pemerintah Saudi juga telah meminta agen perjalanan untuk memastikan kembalinya jemaah umrah ke tanah airnya. Jika tidak, visa baru tidak akan diberikan kepada mereka untuk pelaksanaan lebih lanjut.
Sebuah agen perjalanan mengatakan bahwa ada kecenderungan umum di antara orang-orang dari beberapa daerah untuk untuk menyelinap di Arab Saudi setelah melakukan umrah. Saat ini ada sekitar 6.000 warga Pakistan di penjara Arab Saudi yang ditahan oleh pemerintah Saudi untuk memperpanjang. Sekarang pemerintah Saudi telah meminta pemerintah Pakistan untuk mengangkut kembali jemaah yang melebihi batas waktu itu. PIA telah mengambil tanggung jawab untuk mengangkut mereka kembali ke Pakistan.
Agen perjalanan telah mengajukan permohonan kepada pemerintah Nawaz Sharif untuk membicarakan dengan pemerintah Saudi mengatasi masalah visa umrah Ramadan. Sumber mengatakan bahwa agen perjalanan telah mengeluarkan 52.000 tiket untuk jemaah di seluruh negeri Pakistan untuk umrah selama Ramadhan dan tiket tidak dapat dikembalikan. Tiket dikeluarkan oleh 12 penerbangan. (TheNation/MH)

Baca Juga:

Internasional 8908590020700830530

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item