Komunitas Arqam Ditangkap di Arab Saudi

Khatijah Aam Jakarta (KW-News). Komunitas Al-Arqam yang telah dilarang di Indonesia serta Malaysia kini ternyata masih tetap hidup. Bahk...

Khatijah Aam
Jakarta (KW-News). Komunitas Al-Arqam yang telah dilarang di Indonesia serta Malaysia kini ternyata masih tetap hidup. Bahkan, menurut harian Utusan Malaysia, kelompok ini telah memperluaskan pengaruh dan kegiatan mereka di sebuah perkampungan di Mekah, Arab Saudi sejak tiga tahun lalu.

Menurut sebuah sumber, kawasan perkampungan tersebut dibeli oleh kelompok itu beberapa tahun lalu untuk dijadikan tempat melakukan ibadah haji dan umrah oleh pengikut-pengikut mereka. Pengikut-pengikut ajaran yang kini dipimpinistri pendiri Al-Arqam, Ashaari Muhammad, Khadijah Aam, hanya melakukan rukun-rukun haji seperti melontar jamrah di perkampungan tersebut yang pada asalnya merupakan ladang kurma. Mereka tidak melalukan wukuf di Arafah dan mabit di Mina seperti layaknya haji umat Ilam lainnya. Sumber itu menjelaskan, pengikut-pengikut mereka hanya melakukan ibadah melontar jamrah di sana karena percaya konsep jumrah ialah melempar batu ke arah setan dan tidak perlu pergi ke jumrah di Mina.“"Mereka juga bersolat serta mengamal zikir yang dikatakan tawasul dengan menyebut nama Abuya," ujarnya.

Perkampungan itu boleh diumpamakan seperti perkampungan mereka di Bandar Country Homes, Rawang, Malaysia. "Selain melakukan pelbagai aktivitas seperti berkuda dan memanah bagi menarik orang ramai, pengikut-pengikut mereka juga melakukan ibadat haji dan umrah di situ," kata sumber terebut. Rabu 3 April lalu, Khadijah ditangkap di Kota Mekah karena didakwa memimpin ajaran sesat di tanah suci itu. Dia ditangkap bersama 95 lagi pengikutnya terdiri daripada rakyat Malaysia dan Indonesia dalam satu serbuan yang dilakukan oleh Jawatan Imigrasi Mekah dengan kerjasama unit keamanan yang lain.

Sumber itu berkata, risalah dan maklumat mengenai perkampungan di Mekah itu telah diedarkan kepada pengikut-pengikut mereka pada saat ulang tahun kelahiran Ashaari di Bandar Country Homes November tahun lalu. Menurut sumber itu lagi, hasil pendapatan Khatijah yang lebih RM800.000 sebulan dipercayai diperoleh melalui bisnis menjalankan pakej haji dan umrah yang dilakukan di perkampungan itu. (MH

Baca Juga:

Internasional 4878675402129546689

Poskan Komentar

  1. Hati-hati..jamaahnya di indonesia sdh sgt banyak dan anak2mereka sdh jd korbannya lrn tdk boleh sekolah. Tolong MUI segera merespon.

    BalasHapus
  2. Baca: http://heliconia.wordpress.com/2011/10/31/pengalaman-ustazah-hatijah-aam-bertemu-rasulullah-saw/. Bukti kesesatan mereka. Perlu diketahui bahwa jika blm pindah, salah satu pusat gerakan mrk di perumahan heliconia cilegon banten. Skrg ada pula di bogor.
    Kesan pertama aliran ini sangat memikat krn pandai bermuamalah, sopan, islami. Tapi makin dipelajari semakin menyesatkan. B
    enar komen diatas, kita patut waspada jika terkena keluarga sulit utk disadarkan. Produk2nya bernama Global Ikhwan perush asal Malaysia.

    BalasHapus

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item