Tabung Haji Malaysia Kembang Sayap ke Inggris

Investasi Tabung Haji di London Jakarta (KW-News). Lembaga Tabung Haji (Tabung Haji) yang dikenal sebagai penyelenggara haji di Malaysi...

Investasi Tabung Haji di London

Jakarta (KW-News). Lembaga Tabung Haji (Tabung Haji) yang dikenal sebagai penyelenggara haji di Malaysia terus mengukuhkan investasinya di pasaran properti di luar negara. Tabung Haji dikabarkan membeli bangunan di London seharga £205 juta (kira-kira Rp 3 triliun).



Pengurus dana simpanan jemaah haji itu kali ini juga berniat membeli sebuah bangunan milik negara yang dikenali sebagai 151 Buckingham Palace Road, SW1 di pusat kota London. Dikabarkan, Tabung Haji juga bersaing dengan beberapa pengurus dana terkemuka dunia termasuk dengan dua lembaga dana pensiun Malaysia: Kumpulan Wang Persaraan Diperbadankan (KWAP) dan Kumpulan Wang Simpanan Pekerja (KWSP).
Namun begitu, Tabung Haji pada dasarnya sudah setuju untuk membeli bangunan mewah melalui Ivanhoé Cambridge. “Jika ia dapat dimuktamadkan, maka ini adalah urus niaga pembelian hartanah kedua Tabung Haji di London. Bangunan pejabat yang mempunyai keluasan 193,693 kaki persegi itu menawarkan pulangan tahunan yang lumayan iaitu di bawah tujuh peratus,” katanya. “Pulangan tahunan yang lumayan itu menarik minat Tabung Haji untuk membeli bangunan berkenaan,” jelasnya.
Sumber itu menjelaskan bangunan enam tingkat di 151 Buckingham Palace Road itu dibangunkan oleh Greycoat Plc dan reka bentuknya pula direka oleh Arup Associates.
Bangunan itu terletak di lokasi yang strategis yang berhampiran dengan stasiun Victoria, stasiun pengangkutan paling sibuk di Central London. “Tabung Haji kini giat meninjau peluang untuk meningkatkan investasinya dalam sektor properti karena dikenal pasti sebagai langkah terbaik untuk memperoleh pulangan tinggi bagi membolehkannya memberi pulangan yang baik kepada 8.2 juta pendepositnya,” katanya.
Sebelum ini, Pengarah Urusan Kumpulan dan Ketua Eksekutifnya, Datuk Ismee Ismail berkata, Tabung Haji akan terus mempergiatkan pelaburannya dalam sektor properti yang mampu menawarkan pulangan sehingga enam peratus. Ia memperuntukkan kira-kira 13 persen daripada RM38.4 miliar dana miliknya untuk investasi dalam sektor itu di dalam dan di luar negara.

Kaya Investasi
Tercatat, investasi Tabung Haji dalam properti antara lain Kompleks Haji di Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA) dan Alor Setar. Pada tahun lalu, Tabung Haji membeli sebuah bangunan negara di 10 Queen Street Place, London daripada pemiliknya Jaguar Capital dengan harga £165 juta (sekitar Rp 2 triliun). (MH/BeritaHarian)

Baca Juga:

Internasional 6008432351200397663

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item