Presiden Iran Mantu dengan Sangat Sederhana

Jakarta (KW) Pada awal tahun 2010, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menikahkan anaknya. Orang kaget karena begitu santat sederhana di rumah...

Jakarta (KW) Pada awal tahun 2010, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menikahkan anaknya. Orang kaget karena begitu santat sederhana di rumahnya. Tidak ada pesta dengan makanan berlebih. Presiden Iran itu mantu seperti layaknya seorang buruh pabrik mantu, sederhana, dan pengantinnya hanya duduk tanpa pelaminan. Tamu hanya diberi jamuan jus, pisang dan apel.


Presiden Iran ini mengikuti pendahulunya Khatami yang sederhana bahkan ke kantor dengan naik bus umum. Meski negara itu kaya minyak, tapi, tak tercermin dalam kehidupan pejabatnya sehingga rakyat ikutan hidup sederhana.
Pertama kali ia menduduki kantor kepresidenan, ia menyumbangkan semua karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya ke masjid-masjid di Teheran dan kemudian menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.
Ia kemudian mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima tamu VIP dan ia perintahkan untuk ditutup dan meminta protokol menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tapi tetap terlihat impresif.
Di banyak kesempatan ia sempatkan ngobrol dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.
Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menterinya menghadap ika selalu memberi arahan untuk tetap hidup sederhana dan menyebutkan bahwa rekening pribadi dan kerabat dekat akan dipantau. Sehingga ketika para menteri itu berakhir masa jabatannya, mereka dapat meninggalkan kantor dengan kepala terangkat karena bersih.
Pertama-tama ia mengumumkan kekayaan dan properti yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di daerah kumuh di Teheran. Rekening bank-nya minimum dan uang yang dimiliki hanya dari  gaji. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$250.
Untuk informasi tambahan, Presiden masih tinggal di rumahnya. Padahal dia seorang presiden dari negara yang penting dalam percaturan politik dan kaya. Bahkan ia tidak mengambil gajinya sebagai presiden dengan alasan bahwa semua kekayaan adalah milik negara dan tugasnya adalah untuk menjaganya.
Satu hal yang terkesan bagi kalangan staf kepresidenan adalah tas yang selalu dibawa sang presiden setiap hari yang selalu diisi roti untuk sarapan yang berisi keju yang disiapkan oleh istrinya. Ia selalu makan dengan sukacita. Ia menghentikan kebiasaan menyediakan makanan khusus untuk presiden.
Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Kepresidenan yang ia ubah menjadi pesawat kargo yang dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya. Jika ia bepergian ia menggunakan pesawat komersial kelas ekonomi.
Dia sering mengadakan pertemuan dengan menteri-menterinya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang telah dilakukan, dan ia memotong protokol istana sehingga menteri-menterinya dapat masuk langsung ke kantor tanpa hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan menggelar karpet merah,  foto, atau publikasi pribadi, dan acara-acara seremoni.
Ketika ia harus tinggal di hotel, ia meminta sebuah ruangan tanpa tempat tidur karena ia tidak suka tidur di dipan. Ia lebih suka tidur di atas karpet beralaskan lantai dan selimut. Menurut koran Wifaq, foto yang diambil oleh saudaranya, dan kemudian dipublikasikan oleh media di seluruh dunia, termasuk Amerika.
Dalam salat, ia tidak duduk di baris depan dengabn menggeser orang lain. Bahkan ketika azan bergema, dia salat di mana-mana denga menggelar sajadah yang selalu siap di mobilnya.
Berapa kekayaan Iran? Ia memiliki GDP $864 Miliar atau setara Rp 7.800 triliun. GDP Perkapita mencapai    $10.864 dengan jumlah penduduk sekitar 75 juta jiwa. (MH)

Baca Juga:

Internasional 1297602689098702029

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item