Saudi Ketati Jemaah Lampau Waktu

Jakarta (KW). Untuk mencegah jemaah haji dan umrah over stay di Kerajaan Arab Saudi, maskapai penerbangan harus memberikan jaminan keuangan ...

Jakarta (KW). Untuk mencegah jemaah haji dan umrah over stay di Kerajaan Arab Saudi, maskapai penerbangan harus memberikan jaminan keuangan bahwa mereka akan mengangkut jamaah haji ke negara asal mereka sampai batas waktu 15 Muharram 15, 1433H (sekitar 10 Desember 2011). Hal ini dikemukakan menteri haji Arab saudi, Dr Fuad Bin Abdussalam Al-Farsy kepada harian Okaz dan Saudi Gazette pada hari Kamis lalu.



Standar ini akan dilaksanakan oleh Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) sebagbai badan yang bertanggung jawab untuk transportasi udara. Langkah itu direkomendasikan oleh komite yang terdiri dari beberapa instansi pemerintah, termasuk Kementerian Haji.
Al-Farsy menyatakan hal ini pada saat lokakarya keenam tentang pengaturan dan pengelolaan pelemparan Jamarat haji. Al-Farsy mengatakan pihaknya sudah membuat semua persiapan yang diperlukan bagi para jemaah dari negara-negara mengalami gejolak politik. Jamaah dari negara-negara, yang meliputi Mesir dan Tunisia, telah tiba di Saudi. Selain itu, memorandum telah ditandatangani untuk perjalanan peziarah Libya.
Ia mengatakan 1,8 juta jemaah diperkirakan datang untuk haji tahun ini.
Al-Farsy juga mendesak perusahaan haji domestik untuk menyisihkan persentase alokasi untuk program haji murah (Al-Haj Al-Muyassar) yang diluncurkan Kementerian Haji dua tahun lalu. Program ini sedang dipantau oleh Pangeran Khaled Al-Faisal, Gubernur wilayah Makkah.
Sementara itu, Dr Habib bin Zain Al-Abideen, Wakil dari Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan untuk Pembangunan, mengatakan, ada rencana untuk mendirikan toilet dan pusat layanan di menara-menara Jembatan Jamarat untuk kasus-kasus darurat.
Mayor Jenderal Muhammad Al-Qarni, Komandan pasukan Pertahanan Sipil haji, mempresentasikan kertas kerja menyoroti rencana dan program yang disetujui oleh Direktorat Pertahanan Sipil untuk musim haji. Darurat Pasukan mempresentasikan kertas kerja mengenai rencana untuk manajemen kerumunan orang di Jembatan Jamarat dan keadaan darurat lainnya. (MH)

Baca Juga:

Internasional 7516831373912211527

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item