Mencoba Rukyat dengan Teleskop

Jakarta (KW-News). Masyarakat Arab Saudi mempercanggih sarana rukyat penentuan awal bulan Ramadan dengan teleskop moderen. Arab Saudi hanya ...

Jakarta (KW-News). Masyarakat Arab Saudi mempercanggih sarana rukyat penentuan awal bulan Ramadan dengan teleskop moderen. Arab Saudi hanya menentukan awal bulan Ramadhan, Syawwal, dan Zulhijah dengan rukyat. Negara itu menganggap hisab adalah bid'ah sehingga tak digubris. Ketegangan antara astronom dengan ulama acap terjadi, termasuk dalam penentuan awal Ramadan tahun 1433 Hijriyah ini.



Kalangan astronom menilai bulan Ramadhan 1433 Hijriyah jatuh hari Sabtu, 21 Juli 2012 karena hilal tak mungkin dirukyat dalam posisi di bawah 1 derajat. Namun, warga Arab Saudi berhasil merukyat sehingga Dewan Kerajaan memutuskan masuk bulan Ramadan keesokan harinya.(Foto: Saudi Gazette/MH)  

Baca Juga:

Internasional 2459479405695240220

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item