Mataf Sempat Hanya Khusus Mereka yang Mengenakan Ihram

Jakarta (KW). Begitu sesaknya Masjidil Haram pada malam 27 Ramadan, 26 Agustus malam lalu, hingga aparat keamanan hanya membolehkan Mataf (t...

Jakarta (KW). Begitu sesaknya Masjidil Haram pada malam 27 Ramadan, 26 Agustus malam lalu, hingga aparat keamanan hanya membolehkan Mataf (tempat tawaf) khusus untuk jemaah yang mengenakan ihram saja. Bagi mereka yang tak mengenakan baju ihram dihalau untuk meninggalkan mataf yang dijaga ketat itu.
Menurut Komandan Keamanan Masjidil Haram Kolonel Yahya Al-Zahrani, jemaah biasa yang datang untuk melaksanakan salat atau menghadiri khatmil Quran saat tarawih 20 rekaat itu pada malam ke-29 akan diarahkan ke kawasan tingkat bawah dan plaza di luar masjid.“Hal ini dibuat untuk menghindari kepadatan Masjidil Haram pada malam ke-27 dan 29 serta menjadikan mudah jemaah yang melaksanakan umrah,” katanya, seperti dikutip Al-Madinah edisi 26 Agustus lalu.
Menurut Yahya, kawalan aparat kepolisian yang bertanggungjawab untuk keselamatan Masjidil Haram juga diperketatkan menjadi 1.600 anggota polis, 29 pegawai dan 2.800 pandu. Masjidil Haram dipantau setiap saat oleh 750 kamera pengawasan yang diletakkan di lokasi berbeda di dalam dan luar masjid. Berkat kamera itu pula kasus pencurian di Masjidil Haram menurun. (MH)

Baca Juga:

Internasional 2021837347285187753

Poskan Komentar

emo-but-icon

Video Berita Haji

Populer

Terbaru

Iklan

item